PUISI: Pergilah

PERGILAH
Oleh: Krisnawati

Menepis badai gejolak nestapa
Rasakan kegalauan begitu mencekat
Berkata tak mampu terus melangkah
Hati tak mau berhenti
Memaksa terus berontak
Kuhanya bisa turuti inginnya
Bertanya aku
Adakah kau rasa

Mengingatmu pilihan terakhirku
Berhenti walau keyakinan tak datang
Menghapus walau kemampuan tak ada
Waktu janjikan kemudahan
Aku butuh itu
Berhenti untuk menghapus bercak sisa dirimu
Bukan berhenti menghapusmu

Aku minta 
Melangkahlah 
Langkahkan kakimu
Menjauh dariku

Aku mohon
Pergilah
Bawalah
Cabutlah
Benih rasa yang memulai untuk tumbuh

Aku minta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SHORT STORY ABOUT MY LIFE

ESSAY: CUCU BUTI “CUMI – CUMI BUMBU TINTA” SEBAGAI WUJUD OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI KULINER KHAS SULAWESI TENGAH GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN NASIONAL BERBASIS SEKTOR PERIKANAN DAN KELAUTAN

CERPEN: Hujan Cinta